Thursday, 20 October 2016

Berjuang...bahkan sekeras ini

Ingin melukis kisah diantara hujan, biar pilihan itu tetap ada. Jika merindui kenangan, hujan selalu siap mengobati dan jika ingin menghapus kenangan, cukup nikmati hujan yang kian mereda juga. Biarkan dia memabawa kenangan itu dan lupakan. Sadar arti penting nya mencintai hanya satu orang...membuatku begitu rumit menjaga perasaan, dikarenakan kita jauh diantara jarak, aku dan kamu rentan digoda rasa yang datang hanya mendadak. Kamu harus tau, sulit nya bertahan diantara mereka yang datang tak bisa ditahan. Aku... yang sulit berjuang tanpa kamu disini dengan bahu terpasang, yang siap untuk kusandari jika aku lelah diantara masalah yang tidak kuinginkan. 
Ah, walau aku berkata tentang sulitnya memperjuangkanmu diantara mereka... Tuhan punya rencana untuk menciptakan hikmat didalam nya. Dengan jarak aku merindui kita ...dengan menunggu aku paham hanya kamu yang pantas untuk menggenggam tangan, menghabiskan waktu, dan mengerti artinya kesucian. Cara mu menncintai membuatku paham, bahwa  memang benar, untuk wanita yang baik, Tuhan menyediakan seorang pria yang baik untuknya. Untuk rasa, trimakasih telah mengajarkanku untuk dewasa, paham akan apa yang aku butuhkan dan yang pantas untuk aku pertahankan.  Terimakasih untuk kemungkinan lain yang terjadi yang bahkan tak pernah kuinginkan... sehingga aku lebih tangguh dari hari kemarin. 

Thursday, 15 September 2016

Diantara

Ada yang mencintai tetapi sulit untuk bersama orang yang dicintai, bahkan mendapat perhatian dari nya saja begitu jauh. Ada yang tidak mencinta tapi orang itu...yang dicintai orang lain tadi malah sibuk mendapatkan hati orang yang tidak mencintainya.
 Rasa itu memang rumkit, eh salah...rumit maksudnya.hehehe
Paling tidak, itu lah defenisi yang bisa aku baca dari situasi itu. Mencemburui orang yang bahkan bukan kekasih, benci melihat nya ketika dia dekat dengan orang lain. Itu jelas sifat yang sama sekali tidak baik. Bukan kah diajarkan bahwa kasih itu sabar dan tidak cemburu? Ya...alkitab mengajarkan itu.
Karena jika cemburu itu bukan lah cinta, tapi keegoisan...keinginan untuk memiliki sesuatu. Alkitab juga mengajarkan itu, "jangan mengingini apapapun dalam hatimu apa yang tidak milikmu".
Wah...rasa nya aku semakin religius saja..
Sebenarnya tulisan ini untuk seorang teman. Aku bahkan tak bisa mengatakan nya dengan berbicara empat mata. Ini yang ingin ku bicarakan.
Dia yang kamu anggap menyukaimu itu, sama sekali tak memiliki rasa yang sama seperti yang kamu pikirkan, setidak nya untuk sekarang itu yang aku tahu.  Dia malah lebih sibuk mendapatkan orang lain,
Aku tak menyuruhmu untuk berhenti dengan pikiran yang kamu ciptakan sendiri itu, aku juga berharap jika suatu saat dia bisa membuka hati nya untukmu. Jangan membenci atau mengiriiku, karena dalam hal ini juga aku sama sekali tak bersalah. Dan tak berniat membuatmu bingung dengan perasaanmu itu. Ah sudah lah
Jika menjelaskan pun terasa susah mengingat isi kepala mu juga sangat keras...aku tak yakin jika kamu akan paham.
Haha, aku hanya bercanda.

Semoga  kamu bisa lebih dewasa memahami, karena cinta tak semudah pemahaman dangkal itu

Wednesday, 24 February 2016

Fight and thankyou 4 being the reason i smile

Sayang? Itu pasti
Cinta? Terlalu  gamblang menelaah cinta itu apa juga terlalu cepat, karena tahap ini masih tahap awal. Masih banyak yang harus di benahi.  Tapi boleh lah kita sebut cinta, karena defenisi cinta itu sebenarnya sangat banyak.
Satu hal yang pasti dan jelas terasa adalah bahwa ternyata hubungan yang baik asalah yang kita sebagai pemerannya mengerti dan memahami pemahaman satu sama lain. Karena  ketika dua orang yang berbeda secara fisik dan psikis tentu kita punya kesulitan untuk mengerti. Ya tentu itu benar. Tetapi sebenarnya yang ingin ku coretkan sebagai ingatan adalah bahwa hubungan ini semakin baik saja.
Kita sudah berjalan 3 tahun dan kita masih sama. Seperti kita masih baru saja melihat kenyataan bahwa kita ingin berjalan searah.
Cara kita menjaga nya terbilang sangat membutuhkan jiwa yang tangguh dan pengorbanan yang lantang bersuara. Tentu saja aku bertrimakasih karena sepertinya pengorbananmu lebih terasa.  Bagaimana tidak...berangkat dari memahami cinta adalah komunikasi, kita setiap hari selalu saling sapa dan itu hingga hari ini. Luar biasa bukan? Entah sudah berapa banyak pulsa yang habis.* tersenyum puas
Karena sebenarnya hubungan yang baik itu apalagi  LDR, dan digaris bawahi ldrnya, hahahaha
Butuh yang namanya komunikasi, kepercayaan berikut kesetiaan. Tanpa ketiga nya, kita yakin hubungan hanya akan aebagai status.  Kalau belum menemukan itu, kalian harus lebih berusaha lagi.
Semangat malam...
^efek ga bisa tidur



Thursday, 28 January 2016

Bertahan walau rasanya sungguh sulit

Mereka mungkin tak paham artinya jenuh, tak mengerti artinya ingin melepas. Mereka hanya tahu hidup ini butuh uang. Pekerjaan yang sebenarnya sudah lama ingin dilepas, bahkan keinginan itu pun harus tertanam dalam-dalam. Bagaimana mungkin aku bisa melakukan nya , sementara mereka menahanku dan aku tak bisa abaikan apa yang mereka katakan. Memang benar, mencari pekerjaan tidak lah mudah, dan aku pun mengerti sekali tentang itu. Tetapi penjelasanku ini, tolong kalian dengar bahwa aku jenuh. Mungkin aku butuh sedikit refreshing. Sedikit menyegarkan isi otakku, sedikit ingin membuang kepenuhan yang rasanya  sudah tak terbendung.
Tapi apalah, jika orang orang yang menyayangiku menahanku tetap disini, sejujurnya aku melakukan ini hanya karena mendengar permintaannya. Kalau boleh jujur, jenuh ini sudah kelewatan. Atau mungkin untuk mperbaiki  nya aku perlu sedikit melakukan perjalanan panjang.
Akhir kata, ini belum berakhir
Semoga di segerakan Tuhan aku mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di kota ini tanpa harus ke luar kota.
Janji ku padanya harus ditepati. Semoga aku sanggup untuk sementara tetap disini, menghabiskan hari hari yang akan menyebalkan dan bertemu dengan orang yang menyebalkan itu pula. Lengkap sudah

Tuesday, 26 January 2016

Keteguhan hati,

Sepanjang kaki masih berjalan dan tidak perih menapaki kerasnya kerikil diantara jalan itu,  kita mencari hingga menemukan. Bercerita lalu mendapati kenyamanan. Hingga pada waktu yang kita sendiri tak bisa pastikan, nyaman itu berubah menjadi takut kehilangan. Bukan niat hati "awalnya" untuk berdekatan tetapi Tuhan lah yang membiarkan diri untuk di persatukan.  Bukan tentang siapa yang pertama melumpuhkan logika dengan rasa, akan tetapi kita membawa diri sejauh ini berikut harapan-harapan yang kerap kita dendangkan. 
Jiwa pun paham arti kesungguhan mencintai, menangis saat perih kian tak terlatih. Ada saja pemikiran yang bebeda memaksa kita untuk memanjakan ego dan melukai. Ah... waktu memang obat untuk segala sesuatu. Terlepas dari kita menyadarinya atau tidak. Bukan kah Tuhan paham apa yang kita butuhkan? Karena Dia pun berkata masa depan mu sunggu ada, dan harapanmu tidak akan hilang". Ayat itu selalu mengingatkan ku arti sebuah perjuangan, tak berhenti sampai akhirnya mendapati. Aku mengerti tak boleh ada ruang untuk orang ketiga untuk setiap hubungan yang baik, dan aku jaga baik prinsip itu. Dan akan tetap seperti itu...
 Bukan kah aku ini manusia biasa yang punya pemikiran kompleks? Saat pria itu datang dan mencoba memperdayaiku dengan pesona kehidupannya yang orang lain mungkin bahkan menginginkan bersamanya, aku tetap disini dan memilih untuk tetap menunggumu. Bahkan diantara pikiran yang sangat kompleks itu dan kata kata mereka aku masih tetap  setia pada prinsipku. Adakah cinta yang lebih besar dari ini? Karena sejujurnya wanita itu susah ngejalaninnya...
Tapi tenang saja, aku akan tetap pribadi yang sama. Yang akan tetap menjaga kehormatanku demi kamu, pria yang dijanjikan Tuhan untuk mendampingiku. Bukan penghargaan seperti piagam yang aku harap kan untuk perjuanganku, perjuangan kita itu , akan tetapi kita yang setiap hari saling menemukan. Menemukan kekurangan lalu memaafkan, menemukan kebaikan lalu menjaga nya hingga nanti daN tidak berubah, menemukan masalah dan kita siap bergandengan tangan dan katakan, "kita selesaikan bersama sama" . Semoga memang tak ada kesia siaan diantara kesungguhan hati yang kita jalani

Saturday, 2 January 2016

Melow lagi

Hidup memang tak sekedar bernafas dan makan saja ada banyak hal yang memaksa kita harua tunduk pada satu hal, yang namanya waktu.waktu dimana ada perpisahan setelah pertemuan. Menangis banyak setelah kita juga tertawa lepas. Andai waktu memberi sedikit jeda untuk kita memilih ruang yang kita mau.andai segala keinginan untuk bersama selalu bisa terwujud. Tetapi sepertinya itu akan terjadi untuk waktu yang lama, kita bahkan harus mengelus dada untuk setiap perpisahaan yang terjadi. Walau akan sementara tetapi tetap saja perpisahan adalah perpisahan yang membuat kita tak bisa selalu bersisian. Lepas dari segala keegoisan untuk selalu bersama, aku masih bisa bersyukur. Untuk kita yang harus  memupuk indah kesabaran.
Sabar untuk menunggu indah nya waktu Tuhan. 
Kembali lagi... melownya keluar dan air mata hampir saja mengucur habis . Mengantarmu kebandara memang selalu punya cerita sedihnya tersendiri. Sejak 2 tahun yang lalu cerita yang sama sering terulang. Menahan tangis  supaya tidak membuat mu sedih, padahal aku yang lebih miris. Semoga tahun yang akan datang kisah ini akan mendapati bahagianya. Kau takkan meninggalkan ku lagi disini. Semoga

03 Januari 2016.

Senang melihat indah nya ciptaan Tuhan jadi alasan buat ku suka mengabadikan momen. Dari pada menuhin memory hp, posting disini aja.hehe
Lokasi: plaza Medan fair, sumatera utara

Ceritanya hari ini lagi mau anterin si seseorang ke bandara. Terlalu semangat jadi datang nya kepagian.jadilah foto2 in sekitar. 
Ini juga masih di lokasi yang sama. Hadeh... dia lama bgt sampe nya!
Dia masih blom sampe juga loh. Ada satu jam nunggu nya. Laper loh ini...
*5 menit berlalu__
Di telpon dan Ternyata masih di Bolu meranti. Oleh oleh nya ke kota seberang
Sebenarnya kalau boleh jujur malas bgt anterin dia kebandara, sedih nya pas harus balik kerumah dan didalam bus liat sebelah ternyata tinggal saya seorang diri. Yang tadi perginya berdua! Dan dia harus ninggalin aku buat waktu yang lumayan lama. AH  sudahlah, bisa nangis nanti kalo melow-melow begini. Kan ntar juga dia balik #menghiburdirisendiri. 
Ya sudah lah , tak usha dibahas lagi.

Muka orang yang lagi suntuk menunggu. Ketinggalan yang ini tadi, terakhir buka blog lagi dan pilih edit. Biar keliatan muka lusuhnya.*nyengir