Thursday, 19 June 2014

LDR ITU SEPERTI NANO-NANO ”RAME RASANYA”


 Entah kita memulainya dari mana
Saat kita masih aku dan kamu hingga menjadi yg sekarang ini
Aku bersyukur memilikimu,aku berterimakasih pada Tuhan ku yang menyediakan mu hadir untuk ku
Tak pernah menduga akan memiliki rasa yg berbeda.dari yang biasa menjadi sesuatu yg sulit kupahami.setelah kujalani aku tau ternyata aku memilihmu.siapa yg pertama bukan lah hal yg penting,kar’na ternyata yang kutunggu adalah kamu.
Cinta yg tak mengerti dimana jejak pertama tetapi mengerti akan mengakhiri dimana dan mohon ku Tuhan merestui mimpi dan memeluknya menjadi nyata.kita selamanya
Maaf terkadang aku membuat mu kesal,aku hanya tak tau menunjukkan rasa sayang ku yg besar ketika jarak sunggu ampuh menguji.maaf selalu merepotkan mu dengan seakan2 memintamu tiap hari menghubungi ku.entah kenapa dengan begitu saja aku bahagia,tanpa berjarak dan kita seperti selalu bersama
Walau tak berjalan beriringan tapi aku mngerti kita akan berhenti ditujuan yg sama.jarak tak selalu menjadi musuh,ketika cinta yg memilih hati menjadi penurut dan itu merubah segalanya.aku bahkan tak peduli pada apa saja yang dibicarakan orang lain tentang cinta berjarak,atau yang pernah terucap olehmu kalau itu sedikit tidak  normal, walau menurutku sedikit menggelitik,seperti kita ini bukan manusia normal biasanya :) tapi aku selalu percaya kita akan tetap bersama selama kita meminta kepada Tuhan untuk kita tetap bersama selamanya.
Terkadang jika melihat kebelakang,aku bahkan tak   percaya apa  yang sedang kita jalani sekarang,seperti mimpi
Kita dipertemukan dengan cara yang unik.aku tak peduli orang memberi mu label kurus,dan yg lain yang menurut mereka tidak   bagus dipandangan mata
Aku selalu katakan pada mereka " ketika cinta ku yng memilihnya,aku tak ada hak untuk menuntutnya lebih dari apa  yang dia punya,karena aku mencintainya karena Pencipta nya, jika ada yg lebih besar dari rasa ini aku pasti selalu menjadi pemiliknya

Ini adalah kisah yang aku jalani dan masih sampai pada hari ini. Kadang pemikiran orang tentang hubungan jarak jauh sedikit membuat ku berpikir untuk melanjutkan, dan itu dulu.setelah berjalan hingga hampir satu tahun ini, baru menyadari sesungguh nya jarak bukan lah tolak ukur ukuran cinta yang kita punya. Tapi komitmen.setia, komunikasi dan selalu serahkan hubungan itu sendiri pada Tuhan maka semua akan baik- baik saja.
Semoga kita yang dipertemukan dan di uji dengan jarak mampu menjalaninya.sesungguhnya,aku sebut LDR itu seperti Nano-Nano.rame rasanya. nikmat nya rasa yang campur aduk itu membuat kita seperti harus tetap bertahan.dan selalu ingin tau rasa berikutnya lagi dan lagi.
ketika rindu melanda, maka kita harus menabungnya terlebih dahulu hingga bisa bertemu.
Menurutku itu ujian yang menyiksa dan aku menikmatinya.





No comments:

Post a Comment