Tuesday, 26 January 2016

Keteguhan hati,

Sepanjang kaki masih berjalan dan tidak perih menapaki kerasnya kerikil diantara jalan itu,  kita mencari hingga menemukan. Bercerita lalu mendapati kenyamanan. Hingga pada waktu yang kita sendiri tak bisa pastikan, nyaman itu berubah menjadi takut kehilangan. Bukan niat hati "awalnya" untuk berdekatan tetapi Tuhan lah yang membiarkan diri untuk di persatukan.  Bukan tentang siapa yang pertama melumpuhkan logika dengan rasa, akan tetapi kita membawa diri sejauh ini berikut harapan-harapan yang kerap kita dendangkan. 
Jiwa pun paham arti kesungguhan mencintai, menangis saat perih kian tak terlatih. Ada saja pemikiran yang bebeda memaksa kita untuk memanjakan ego dan melukai. Ah... waktu memang obat untuk segala sesuatu. Terlepas dari kita menyadarinya atau tidak. Bukan kah Tuhan paham apa yang kita butuhkan? Karena Dia pun berkata masa depan mu sunggu ada, dan harapanmu tidak akan hilang". Ayat itu selalu mengingatkan ku arti sebuah perjuangan, tak berhenti sampai akhirnya mendapati. Aku mengerti tak boleh ada ruang untuk orang ketiga untuk setiap hubungan yang baik, dan aku jaga baik prinsip itu. Dan akan tetap seperti itu...
 Bukan kah aku ini manusia biasa yang punya pemikiran kompleks? Saat pria itu datang dan mencoba memperdayaiku dengan pesona kehidupannya yang orang lain mungkin bahkan menginginkan bersamanya, aku tetap disini dan memilih untuk tetap menunggumu. Bahkan diantara pikiran yang sangat kompleks itu dan kata kata mereka aku masih tetap  setia pada prinsipku. Adakah cinta yang lebih besar dari ini? Karena sejujurnya wanita itu susah ngejalaninnya...
Tapi tenang saja, aku akan tetap pribadi yang sama. Yang akan tetap menjaga kehormatanku demi kamu, pria yang dijanjikan Tuhan untuk mendampingiku. Bukan penghargaan seperti piagam yang aku harap kan untuk perjuanganku, perjuangan kita itu , akan tetapi kita yang setiap hari saling menemukan. Menemukan kekurangan lalu memaafkan, menemukan kebaikan lalu menjaga nya hingga nanti daN tidak berubah, menemukan masalah dan kita siap bergandengan tangan dan katakan, "kita selesaikan bersama sama" . Semoga memang tak ada kesia siaan diantara kesungguhan hati yang kita jalani

No comments:

Post a Comment