Tuesday, 11 December 2012

jika hatimu berkata ga,,lakukan




baikkah menurut mu,jika mereka pacaran bahkan melebihi aksi suami kepada istri atau sebaliknya?
heran dengan kondisi yang begini.
saat pacarmu harus marah-marah karena kamu telat datang sepuluh menit atau bahkan lebih!atau mungkin akan mencaci maki mu tanpa peduli ada banyak orang di sekeliling mu..dia bahkan mengucapkan setiap katanya bak mercusuar yang siap diluncurkan.
baikkah menurutmu jika semua jadwal kuliah mu harus tercatat rapi diponsel nya,dan  setiap detik mengirimkan pesan singkat padamu hanya untuk menanyakan apakah kamu dengan pria lain atau sedang belajar dengan teman-temanmu?kontrol itu dilakukannya tiap menit per jam nya!
aku hampir tak bisa mendefenisikan...
apakah pacar juga sudah merangkap profesinya sekarang menjadi bodyguard??
atau kah yang akan siap untukmu antar jemput ke kampus dengan alasan dia tidak ingin kamu naik angkot atau malah di tawari tumpangan sama pria lain yang lebih keren darinya..
jelas itu masalah besar baginya.pria seperti ini akan cenderung aktif.bagaimana kalau dia memaki pria itu dan tiba-tiba melayangkan tinju nya yang bagai chris petinju terhadap pria yang kebetulan temanmu itu?oh my God,,,itu sangat menyebalkan...
andai dunia runtuh saja di detik yang sama.tentu saja itu hanya harapanmu ..
atau mungkin akan mencari semua kontak di ponsel mu dan salin ke kontak ponsel nya.dan andai saja kamu berbohong soal itu  maka...duarrrrrrrrrrr kena kamu.karena dia menyalin kontakmu tidak sepengetahuanmu tentunya.dan dia mulai menyalahkan mu dengan alasan kamu berbohong padanya.
atau kejadiannya begini.
" tiba-tiba saja john,,teman lama ku yang kebetulan memang sangat sering telpon dan berbagi cerita di telpon,,
karena aku juga sangat akrab dengannya tentu saja aku harus angkat telpon darinya,,itu bukan kesalahan menurutku.
dan  bertemu dengannya hari besoknya, aku  bahkan sudah lupa kalau temanku si jhon ada menelponku kemaren
awalnya baik-baik saja sampai dia meminjam ponsel ku dan mengutarakan niat nya untuk tukaran kartu ponsel.what???jantungku jelas aja berdetak sangat cepat..ini pacar atau teroris?karena menurutku aku sangat  tidak nyaman.huff
weits...dia mulai otak atik panggilan ,masuk di ponselku,,alhasil dia melihat panggilan terakhir dari jhon. tak perlu aku ceritakan apa yang sedang terjadi saat itu..jelas saja dia mengintrogasiku bagai sang polisi di tkp kejadian.tanpa bertanya baik-baik tentunya..
Dan yah begitu…berantam hebat.jelas saja aku tidak akan menanggapi nya dan memilih diam saat dia mulai  bla..bla…bla dan tuduh aku yang ga baik”

“Ya sudah..daripada pusing jelasin sama kamu tapi tetap sama ga ngaruh apa-apa,kita anggap semua ga pernah terjadi apa-apa antara aku dan kamu.over….”
Aku hanya ucapkan sepenggal kalimat itu dan dia mulai pasang muka dua belas pas..kaku.
Maksud nya?? Tanya nya seakan ingin memperjelas ucapanku dengan raut wajah yang mulai memelas dan merasa bersalah.
Yah,kita putus dan selesai. Aku sudah cukup puas bersamamu
Aku cukup puas dengan semua aturan mu yang parah itu..
Aku cukup puas dengan semua  omelan dan marah mu yang tak beralasan itu..
Aku cukup puas dengan mu yang tak membiarkan ku pergi bersama dengan teman ku atau agak sedikit lama dikampus itu pun karena aku harus ketemu dengan dosenku
Aku cukup menikmati semua keterbatasan ruang yang kamu buat untukku.
Bebaskan aku..
Aku benar-benar sudah kehilangan rasa itu.rasa sayang yang amat dalam saat pertama denganmu.aku pikir tak kan se parah ini.
Aku benar-benar mengucapkan kata itu.
Hmmm
Lega...tapi perasaan ini bercampur aduk.disatu sisi aku sangat menyayanginya dan tak ingin kehilangannya..tapi di hati ku yang paling dalam berkata”aku tidak bisa dengan orang ini”
Awal nya aku ingin sesuaikan diriku seperti apa yang dia mau..bulan pertama dengannya aku sanggup.tapi ternyata jadi diri orang lain itu sangat menyebalkan.
Akan sangat sulit kalau ternyata orang yang di sayangi hanya paham soal diri dan ego nya.diperhatikan itu sangat menyenangkan,,tapi bukan diatur ini dan itu "berlebihan".
Cewe juga perlu berbaur dengan lingkungan kan?berkumpul dengan teman,,melakukan hoby dan kesenangannya bersama teman,menghabiskan weekend dengan keluarga sewaktu-waktu yang kita tidak ingin selalu dengan pasangan,dan itu wajar menurutku.bagaimana mungkin seorang pacar bisa mengambil alih hidupmu dan  kamu seperti bonekanya.bukan maksud ku tidak membiarkan nya memperhatikanku..aku sangat senang di care dengan ku tapi pada kuantitas nya denganku.Sebaiknya,,,akhiri saja!aku tau pasti dia takkan bisa menerimanya..dan aku juga sama.
Tapi aku tak bisa tetap bersamanya selama dia ga bisa mengubah sikap nya  yang seperti itu.
dan untuk waktu yang lama dia paham maksud ku dan aku tau dia menyadari nya..
dia kembali setelah lama.
bukan sebagai pacar juga bodyguradku yang dulu tetapi sebagai teman.
dan akan tetap begitu...
:)



No comments:

Post a Comment